29/01/2018

Tertipu


Tertipu                                                                 

Kata-katamu manis diawal, pesonamu nampak megah bak kastil kerajaan. Sikapmu yang menenangkanku, hingga aku jatuh dipelukanmu.

Sekarang,
.
.
.
.

Semua berbeda, aku sama sekali tidak mengenalmu. Aku kehilangan sosok itu. Laut yang biru, saat ini, bagiku hanyalah warna semu.

Buat apa kau berikan bunga, jika akhirnya hanya buatku menderita karena durinya. Mengapa kau suguhkan madu, bila ujungnya hanya akan menyakitiku atas kemanisan itu.

Tidak ada lagi cerita indah diantara kita. Sebab, dari awal bagimu semua ini hanyalah permainan belaka. Dan bodohnya aku, yang terlambat mengetahuinya.

Sudahlah, menjauhlah!

Pikirkan kebahagianmu sendiri.
Tidak usah lagi engkau peduli.

Oveeta_29

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search