17/01/2018

Kamu bukan untukku




Kamu bukan untukku

Dulu,
Ketika pertamakali kau sapa diriku,suara itu terasa hangat melekat dalam kalbu. Iya, kehangatan itu memelukku erat hingga malam.

II
Selama aku dan kamu bersama, hanya kehampaan yang hadir diantara kita. Kebisuan karena satu prinsip yang memang tidak bisa diubah. Layaknya batu karang yang kokoh di lautan. Dan dengan suasana  seperti itu, kita mencoba berdamai dengan hati, agar keadaan tetap bersahabat bersama waktu.

III
Hari-hari terlewati begitu saja, tanpa ada sepenggal cerita. Hanya rindu yang tak berhujung, yang terjadi di antara kita.

IV
Akhirnya akupun harus mengikhlaskan. Dan bergumam pada diri. "Ya, biarlah takdir yang memenangkannya". Meski semua itu sulit, tapi apa salahnya mencoba.

V
Akhirnya, disatu titik akupun mulai menyadarinya. Kamu bukanlah untukku. Rasamu padaku hanyalah semu. Kamu hanyalah penitip rasa, yang dapat gugah semangatku untuk uraikan banyak cerita. Benar, itu, dan
hanya itu tujuanmu singgah di hatiku.

Oveeta_29

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search