11/09/2017

K * M * N * K * S *

K * M * N * K * S *
ALIFIAN PRIMA A-3

     Cerpen,Dia Alifian Prima Ananda, yang biasa dipanggil “Ali” ataupun “Ma” adalah panggilan orang tuanya dan kebanyakan dari keluarganya. Mereka menyebutnya dengan sebutan itu karena ia sering memanggil ibunya dengan sebutan “Ma” juga. Anak pertama dan terakhir (hingga saat ini belum berubah). Ialah putra dari Bapak Tono dan Ibu Ruliana. Mereka tinggal di perumahan Permata Depok sektor Berlian 1 G3 No. 9. Prima berTaman Kanak-kanak di TK Permata Depok yang berada di sektor Zamrud No. 12, bersekolah di Sekolah Dasar Pancoran Mas 2 Depok di Jalan Pemuda No. 29.
Ayahnya dulu bekerja di Maspion. Setelah 8 tahun tepatnya di saat Prima berumur 8 tahun, ayahnya keluar dari Maspion lantaran kurang adilnya perusahaan Maspion dalam hal memberikan gaji. Dan melamar di suatu perusahaan Colliers International, ya bekerja menjadi konsultan asing gitu. Awal diterimanya ayahnya diperintahkan untuk mengatur proyek di daerah Sawangan, Depok. Tidak lama dipindahkan ke Ancol untuk memulai proyek baru. Setelah sekitar 2 tahun, ayahnya dipindahkan kembali ke Surabaya tepatnya di perumahan EastCoast yang dimiliki oleh Pakuwon Group yang bekerja sama dengan Colliers International.

Di Surabaya pun ayahnya diperintahkan untuk mengatur proyek baru disana. Dua tahun pertama ayahnya menginap di Seraton Hotel yang tentunya semua biaya ditanggung oleh perusahaan. Setelah 2 tahun itu ayahnya Prima berpindah penginapan karena proyek apartemennya sudah selesai di bangun, Alhamdulillah ayahnya prima diberi satu unit di apartemen tersebut. Dan itu pun bertepatan dengan Prima yang sedang duduk di kelas 6 dan tentunya ingin melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama. Hingga pada saatnya pengumuman Nilai Ujian Nasional. Sayangnya dewi fortuna belum berpihak kepada Prima ia pun hanya mendapatkan 26,40. Dengan otomatis Prima pun tidak bias masuk di SMP N1 Depok, karena sistemnya disana Passing Grade Ujian Nasional, dan saya ingat bahwa paling bawah meraih 26,95. Prima pun berusaha mengikuti tes di SMP N 2 Depok namun sayang ia pun kalah di Nilai UN. Prima pun bersekolah di SMP N 5 Depok yang cukup jauh dari rumah, jaraknya sejauh 12 Km dan harus ditempuh  dengan menaiki angkutan umum sebanyak 2 kali, dan itupun melewati rel kereta yang tentunya sering membuat orang tua cemas.

Dan pada akhir semester 1 adalah waktu yang sangat menyenangkan sekaligus menyedihkan untuk Prima, karena Prima beserta mamanya harus meninggalkan Kota Depok ini yang telah ditempatinya selama 12 tahun. Dan meninggalkan semua teman sahabat yang dari TK menemaniku. Sungguh, Prima tak sanggup untuk berpamitan dengan para sahabatnya maupun teman sekelasnya. Mereka baru menyadari ketidakhadiranku saat awal masuk semester 2. Mereka bertanya tanya dimanakah Prima? Sakitkah? Dll. dan guruku memberitahu mereka bahwa aku pun telah pindah sekolah ke Jawa Timur karena harus mengikuti pekerjaan orang tua yang dipindah tugaskan. Oh ya waktu itu Prima pun belum mendapatkan sekolah. Jadi selama liburan itu, ia belajar dan mengikuti tes di SMT. Alhamdulillah, Prima diterima di SMP N Model Terpadu Bojonegoro.

Pagi ini tidak seterik pagi kemarin, matahari malu-malu menunjukkan dirinya ke permukaan membuat semua orang semakin malas bangun dari tempat tidurnya. Ditambah langit yang diselimuti awan kumulunimbus, menambah pertanda Kota Depok ini akan diguyur tangisan dari awan.
 “Ma, tidak pingin punya adik? Apa kamu tidak kesepian?” tanya Bunda mengawali hari minggu ini.
“Ya pingin, Bun. Sebenarnya kesepian. Mau gimana lagi, mamanya ya gitu.” jawab Prima.
“Terus mau punya adik laki-laki atau perempuan?” tanya Bunda menambahkan.
“Terserah Mama, Bun”, jawab Prima dengan spontan.
“Belum ada rencana Bun” selak mamanya Prima
Bunda adalah sebutan untuk tetanggaku yang bernama asli Ibu Sri Munawarah. Seorang dosen di Universitas Indonesia di fakultas bidang Bahasa dan Sastra Indonesia.
Sewaktu kecil Prima sangatlah pendiam, hanya berani berbicara dengan seseorang yang telah dikenalnya. Hingga pada saatnya, ia pun berkenalan dengan Raihan, Osha, dan Dwi di salah satu Taman Kanak-Kanak di Perum. Permata Depok. Setelah mereka berkenalan, mereka berteman sangat dekat. Hingga suatu hari setelah pulang dari TK, mereka berempat menuju ke rumahnhya Dwi yang berdekatan dengan rumah Osha. Setelah mereka mengerjakan PR, mereka bermain bersama-sama. Menonton film dan bercerita tentang masa depan. Ya namanya anak kecil dulu, mereka bercita-cita sesuai apa yang mereka sukai bukan yang mereka kuasai. Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore, dan mereka pun tertidur di kamar Osha. Di sisi lain, tepatnya dirumah Prima. Mamanya Raihan dan Mamanya Prima yang sedang mencari anaknya. Mereka bingung, panik bukan main. Mereka mencari anaknya ke TK. Dan TK pun telah sepi.
“Bu, gimana kalo kita kerumahnya Osha siapa tau anak kita disana?” celetuk Mamanya Prima
“Betul Bu, kenapa gak kepikiran dari tadi ya.” Mamanya Raihan menambahkan
Waktu telah menunjukkan pukul 4 sore. Dengan seketika mereka sedang tertidur lelap terbangun karena adanya suara yang mengagetkan.
Mamanya Prima pun spontan mencubit Prima sambal berkata, “ya Allah Prima dicariin kesana kemari ternyata disini.”
Dan akhirnya Prima dan Raihan pun pulang bersama orang tuanya masing-masing. Prima pun dimarahi mamanya dan mamanya pun menelfonkan ayahnya Prima.
“Prima, tadi kemana aja pulang sekolah? Kok sampe buat mama panik gitu.” Suara yang tidak asing lagi ditelinga Prima
“Iya.. Maaf yah, tadi habis pulang lupa pulang dulu sebelum main.”
“Yaudah minta maaf sama mama sana! Jangan diulangi lagi ya.”
“Ya yah. Tadi udah minta maaf, tapi ini aku minta maaf lagi”
Setelah menutup telepon, Prima meminta maaf kepada mamanya. Dan mamanya pun memaafkan.
Dari pengalaman Prima tersebut Prima telah mengambil pelajaraan yang intinya bahwa komunikasi itu sangatlah penting. Tanpa adanya komunikasi semua tidak akan berjalan dengan baik.
“Rajutlah Silaturahmi Yang Baik Dengan Komunikasi Yang Baik Pula”
“Lakukanlah Yang Terbaik, Namun
Janganlah Pernah Berpikir Kamu Yang Terbaik”

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search