08/09/2017

Jangan Remehkan

Jangan Remehkan
ADAM LIBRIAN FA-1


      Adam Librian, itulah namaku. Ketika SMP Aku bingung memilih SMA, dan waktu itu aku belum kepikiran untuk masuk di SMA Negeri 1 Bojonegoro.
“Aku harus masuk di sekolah yang bernama, memiliki nilai agama tinggi, dan tentunya juga memiliki nilai akademik yang tidak diragukan lagi,” pikirku, dan sekolah yang menurutku memiliki kriteria tersebut adalah MAN 3 Malang. Yang Ku tahu cara untuk masuk di sekolah tersebut ada 2 jenis tes, jalur prestasi dan jalur regular. Jujur saja waktu itu Aku kurang yakin akan masuk di sekolah tersebut lewat jalur prestasi karena hanya di ambil 20 siswa. Namun masih tetap akan ku coba walau akhirnya gagal. Terpaksa aku harus lewat jalur regular, karena nilai rapor di pertimbangkan dan nilai IPA ku kurang memenuhi, terpaksa lagi harus lewat jalur regular IPS pula. Akhirnya aku pesimis dan ujungnya gagal lagi.
Jujur aku sangat kecewa pada diri sendiri, serasa berlayar tanpa angin yang tidak memiliki arah dan tujuan. Tetapi orangtuaku member saran untuk sekolah di dalam kota saja, dan SMA Negeri 1 Bojonegoro lah tujuanya. Kala itu aku masih meragukan SMA Negeri 1 Bojonegoro karena aku masih belum tahu betul tentang sekolah tersebut dan dalam hati aku masih menyimpan dendam atas tidak di terima di MAN 3 Malang, “Bismillah, di mana pun aku sekolah akan ku ungguli sekolah tersebut,” kalimat itulah yang ada di pikiranku kala itu. Dan Alhamdulillah, dalam waktu dekat tepatnya akhir kelas 9, aku sudah dapat mengungguli 3 perwakilan MAN 3 Malang di ajang OSP Jawa Timur. Aku pun sadar, inilah cara Allah menenangkan pikiranku walaupun belum sepenuhnya tenang.
       Aku pun menerima saran orangtuaku untuk sekolah di SMA Negeri 1 Bojonegoro. Dan kala itu aku teramat yakin dapat mudah diterima, tetapi aku meremehkanya dan tidak begitu peduli dengan tes PPDB nya, hingga akhirnya aku sedikit berpikir jika tidak diterima di SMA Negeri 1 Bojonegoro kemana lagi aku harus mencari sekolah. Hanya doa lah yang dapat membantuku waktu itu. Pada akhirnya Aku diterima di SMA Negeri 1 Bojonegoro urutan ke 4, iya nomor 4, dari belakang atau tepatnya urutan ke 253.
       Aku pun menerimanya dengan banyak kekecewaan, hingga pada akhirnya ketika aku sudah bersekolah di SMA Negeri 1 Bojonegoro, Aku yakin di sinilah tempat terbaik, dan semoga Aku dapat membuktikan bahwa ini memang tempat terbaik, Amin.
     

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search