15/05/2017

Perjuangan Par.4

Perjuangan
Oleh Nicko Andrean
Cerpen
“Ayo, Ou, nanti latihan jam 3!” ajak Vey.
            Vey langsung mengajak Ou di depan teman-temannya.
            “Yaudah, ayo lagunya apa?” Ou setuju, walaupun tangannya berbalut perban.
            “Nanti aku kasih tau,” jawab Pey.
            Kami sudah baikan dan saling meminta maaf. Latihan tetap berlangsung walaupun badan terasa lemah, letih, dan lesu. Satu hari sebelum MGK, kepanikan muncil diband kami. Persiapan yang kurang, juga satu lagu belum kami pelajari, membuat kami bingung dan takut. Tanpa berfikir panjang kami menyewa studio selama 3 jam. Itu merupakan hal yang tidak wajar.
            Hari terlewati, malam nanti MGK diselenggarakan. Siswa sudah mulai mempersiapkan bagian akhir dari madding mereka. Setelah pulang sekolah, murid laki-laki memasang stand untuk berjualan dan memamerkan madding mereka. Helium akan tampil pertama sebagai pembuka MGK 2k15.
            Rasa gugup, takut, dan ragu datang ke pikiran kami. Tampilan kami bisa dibilang gagal total. Disamping alat yang kurang bagus, juga saat bermain tiba-tiba tanganku kram. Rasanya sakit sekali, akibat berlatih 3 jam kemarin. Aku kebingungan, tetapi aku tetap professional dengan memainkan gitarku walaupun tanganku sakit.
            “Huuu…. Band apaan ini, jelek banget!” suara penonton mulai mengolok-olok band kami.
            “Sudah, cepat turun!” dari sisi kiri panggung terdengar ejekan lagi.
            Kami turun dari panggung dengan malu dan berjalan menjauh dari panggung.
            “Ou, Ou, suaranya gak pas!” ejekan dari kakak kelas.
            Kami hanya tertunduk malu dan menyaksikan acara MGK hingga selesai. Memang karena alat-alat yang tidak bagus saat dimainkan membuat nadanya tidak pas dengan suara penyanyi. Kami sangat malu dan menyesal tampil saat MGK.
            Satu-persatu personil band kami mengundurkan diri. Aku sedikit tidak peduli akan hal ini. Semua sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Tapi semua tidak berakhir disini. MGK 2k15 dibuat pelajaran untuk MGK 2k16. Kami membuang ingatan masa lalu, dan membentuk band baru bernama “Sixday”. Hanya aku, Ou, Pey, dan Jau yang masih bersama diband ini. Band ini lebih baik dari tahun lalu. Aku bermain bass menggantikan Vey.
            “Ayo buat MGK 2k16 lebih baik dengan penampilan kita!” kataku dengan semangat.

            Akhirnya band Sixday bisa tampil maksimal dan menghibur penonton. Tepukan dan pujian dari penonton membuat kami senang dan bahagia. Jangan menyerah dalam mengajarkan sesuatu agar yang diinginkan dapat tercapai.

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search