17/05/2017

Menyebalkan/Mengasikkan Part.2

Menyebalkan |Mengasikkan
Oleh : “Ridha Agustina Kholifatun Nisa”
CERPEN,Part.2

Setelah berjam-jam aku menunggu hasil lab, akhirnya keluar juga. Dengan segera aku kembali ke dokter tempat aku diperiksa.
 “Rawat inap aja ya dek, ini leukositnya turun, tapi trombositnya stabil. Yang bahaya itu kalau leukositnya turun.”
DEG! “Rawat rumah sakit? Eotteohke4.. Terus UTS ku gimana? Ya Allah mau nangis rasanya. Siapa sih yang suka dirawat dirumah sakit?” batinku.
“Nanti kalau ada apa-apa enak pak,bu,bisa langsung panggil perawat. Kalau ada apa-apa pas dirumah kan jadi susah. Apalagi kondisi adeknya sepertinya kuat jadi mungkin nggak sampai 5 hari sudah boleh pulang” ujar dokter kepada kedua orang tuaku.
***
Sakitnya tangan ini pas ditusuk-tusuk pakai jarum suntik, sudah berapa kali saja jarum menancap ditubuhku? Sakit sih, tapi nggak sesakit hati ini yang ditinggalin doi. Setiap hari aku diambil darah untuk mengecek trombosit dan kawan-kawannya. Makan pahit, mandi susah, mau kemana-mana juga susah. Rasanya ingin cepat-cepat pulang. Bosan sekali, itu yang aku rasakan semenjak hari pertama sampai sekarang, untungnya masih ada kedua orang tuaku yang selalu ada disampingku saat aku membutuhkan sesuatu maupun tidak.
-tok-tok-tok-
“Assalamualaikum.”
Mamakupun membukakan pintu. Dan ternyata..
“Wah senangnya kalian datang, aku jadi nggak bosan.”
Usut punya usut ternyata yang datang adalah sebagian teman sekelasku. Rasanya senang waktu mereka datang menjengukku. Ternyata mereka masih ingat aku, dan sengaja memberikan surprise dengan datang tanpa kabar. Kami pun bercerita banyak sekali sampai lupa kalau aku ini sedang sakit. Aku pun mengintrogasi mereka seputar UTS. Rasanya tidak sabar ingin segera masuk sekolah.
“Hei gimana UTSnya? Lancar nggak? Susah? Mudah? Atau lumayan?” tanyaku.
“Haduh de, sumpah sebelahnya Jasmine setres, gila, sumpah mirip tukang sayur tau gak, cerewet banget sampek-sampek aku nggak konsen buat ngerjain UTS-nya” ujar salwa dengan tingkah lucunya.

“Beneran berisik banget. Aku nggak nganggep semisal ada dia di sebelahku.”

CERPEN,
BERSAMBUNG

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search